Pages

Kawasaki KLX150 2009

| Selasa, 19 Oktober 2010 | |

For Daily Use Only!
5383klx-adib-1.jpgPunya tempat usaha yang dikepung daerah macet, bikin Svendfry Raharja putar otak. Motor, jadi alternatif pilihan kendaraan paling efektif. Kawasaki KLX150 pun, jadi pilihan. Tapi tentunya, diubah ke genre supermoto dulu dong. Doi, ogah tampil biasa!

“Untuk aktivitas harian yang lebih sering berkendara di aspal, tentu supermoto dirasa paling cocok,” bilang pria yang punya usaha di bidang Safety Equipmnet di pertokoan Glodok, Jakarta Pusat.5384klx-adib-2.jpg

Proses pemilihan acuan modifikasi juga enggak sembarang. Pertama, doi surfing di internet buat mencari rujukan konsep modif. Setelah konsep didapat, baru deh Svendfry hubungi Budi Udin Fakkar, pemilik Jatayu Bike Shop.

Dari konsep yang diinginkan pria yang terjun di dunia balap era ‘90-an itu, terlihat kalau supermoto itu mengacu pada wujud Monster Energy. Akhirnya, semua part yang bakal dipakai ikut menyesuaikan. Salah satunya, pemakaian peredam kejut pada bagian depan.

5385klx-adib-3.jpg“Untuk upside-down depan, pakai Marzocchi milik Honda CRF150 terbaru tipe Shiver,” bilang pria yang workshop-nya terletak di Komplek Taman harapan Indah (THI), Blok. EE/2, Tubagus Angke, Jakarta Barat.

Dengan tipe ini, segitiga atas-bawah dibuat dari proses CNC. Tentunya jadi lebih ringan. Selain itu, bisa adjustable. Proses pemasangan pun, tidak membuat Budi kewalahan alias tinggal pasang.

Selain itu, pemilihan upside-down ini juga mengacu pada model disk depan yang ada di sebelah kiri. “Sejatinya seperti itu. Makanya, untuk pelek juga menyesuaikan,” tambah Budi.

Yup! Buat pelek, akhirnya diputuskan untuk pakai alumunium bundar milik Honda Hornet. Karena pelek ini aplikasi piringan rem di sebelah kiri sesuai keinginan. Peleknya sendiri tergolong lebar. Untuk depan 2.50 X 17 dan belakang, 3.75 X 17.

Sedikit berbeda dengan lengan ayun! Untuk swing arm, modifikator bertubuh gempal ini mengandalkan milik Yamaha YZ125. Tetapi, tentunya dilakukan penyesuaian juga. “Swing arm dipotong sekitar 1 cm, kiri dan kanan. Tujuannya agar sesuai dengan rangka KLX,” timpal Budi lagi.

Lalu, konstruksi arm yang sebelumnya bermodel A, diganti ke model H. Untuk urusan pengelasan, Budi ogah main-main. Karena lengan ayun dibuat dari aluminium, maka proses pengelasan dipercayakan ke yang ahli. "Demi keselamatan," pede Budi.

DATA MODIFIKASI

Ban depan : Bridgestone 120/60-17
Ban belakang : Bridgestone 130/60-17
Kaliper : Brembo 4 piston
Knalpot : Yoshimura Tri Oval
Stabilizer : Zeta
Slang rem : Hel
Setang : Standar

Free Template Blogger collection template Hot Deals BERITA_wongANteng SEO

0 komentar:

Posting Komentar