Pages

CUKUP RASIO STANDAR

| Jumat, 01 Oktober 2010 | 0 komentar |

5528shogun-drag-depok-axl-1.jpgSuzuki Shogun 110 ini mempunyai catatan waktu cukup fenomenal. Untuk ukuran kelas 125 cc termasuk sedikit yang bisa menorehkan waktu hinga 8,8 detik di trek 201 meter. Namun saat event drag di Harapan Indah lalu, hanya bisa di waktu 9 detik pas. Dengan joki Toni Montana, rasanya memang masih sulit untuk mengalahkan waktunya. Apa sih rahasia yang tersimpan di motor bikinan bengkel Satelit Motor (SM) ini. "Kita juga rada bingung nih kalau ditanya rahasianya, sebab ini hasil riset tahunan," kata Bobi Luckyansyah, selaku manager dari motor ini.
5529shogun-drag-depok-axl-2.jpg
Misalnya saja untuk piston. "Menggunakan punya GL Pro Neo Tech, itu kan sudah jamak yang pakai," lanjutnya. Piston berukuran 57 mm kemudian dikombinasikan dengan ubahan stroke sepanjang 1,5 mm naik-turun. Totalnya stroke naik 3 mm. Jadinya 48,8 + 3 = 51,8 mm.

Menurut Bobi lagi, hasil kombinasi diameter dan stroke piston ini yang membuat kapasitas mesin sekarang ini menjadi sekitar 130,8 cc.

"Itu masih dalam batasan regulasi kelas bebek 125 cc 4-tak," lanjut ayah 1 anak ini. Dengan kondisi ini tenaga diyakini Bobi cukup besar, sementara kompresinya menjadi 13 : 1. Meningkatnya kompresi ini juga akibat desain kepala piston yang sudah lumayan jenong.

5530shogun-drag-depok-axl-3.jpg"Selain itu batasan kompresi seperti itu masih aman buat balapan yang hanya beberapa detik itu. Dijamin mesin tetap awet," beber Bobi lagi. Sementara itu untuk noken as menggunakan custom dari mekanik kondang Ahon yang memang terkenal spesialis meracik kem. "Tapi kami juga lupa derajatnya, yang pasti percaya aja deh sama kem racikan Ahon," ungkap pengusaha swasta ini.

"Nah, dengan suplai tenaga yang cukup besar itu maka perlu penyesuaian juga untuk rasionya, supaya perpindahan gigi pas dan enggak ada tenaga yang terbuang percuma," tambah warga Kelapa Dua, Depok ini.

Setelah beberapa kali uji coba, diyakini cukup mengandalkan rasio standar Shogun. Sama sekali tidak ada yang diubah. "Mulai gigi 1 sampai 4 masih aslinya, terbukti itu yang optimal untuk kondisi mesin yang tenaganya sekarang sudah cukup besar," timpal Eko, mekanik dari SM yang sudah lama meriset motor ini.

Selain itu kondisi gir memang perlu diganti dengan yang sedikit lebih berat di bawah. "Itu untuk menghindari gejala ban spin saat melakukan start. Karena kondisi saat motor dilepas itulah yang paling menentukan," jelas Bobi sambil bilang kalau kombinasi yang dipilihnya yaitu 15 : 35.

"Rasio memang begitu penting. Tapi gak masalah jika dirasa cukup hanya pakai standar," pesan Bobi.

DATA MODIFIKASI


Piston : GL Neo Tech
Klep : Sonic
Per klep : Jepang
Kem : Custom
CDI : Rextor
Koil : YZ
Karburator : Keihin PE 28
Knalpot : Creampy
Sok depan : Posh
Sok belakang : CMS
SM : (021) 99821010

Free Template Blogger collection template Hot Deals BERITA_wongANteng SEO

Teknologi Porting

| | 0 komentar |


2022porting--dvd-1.jpgScott Crouse, penulis di website Chevy High Performance pernah berkomentar khusus tentang mesin 4-tak. Katanya untuk mendapatkan power yang besar tergantung di kepala silinder. Ini berhubungan dengan bentuk lubang (isap dan buang), aliran gas bakar ke silinder dan keluar silinder.

Bahkan beberapa mekanik punya kesimpulan sederhana. Tenaga mesin 4-tak 80% letaknya di kepala silinder. “Di sini ilmu porting sangat penting. Dipelajari guna menghasilkan efisiensi volumetrik ke dalam silinder sebesar-besarnya,” jelas Beny Djatiutomo dari Star Motor.

Untuk mendapatkan efisiensi volumetrik yang besar kuncinya gas speed dan cfm (cubic feer per minute). Pengukuran gas speed menyatakan kecepatan aliran gas bakar. Sedang cfm menyatakan banyaknya molekul gas bakar yang mengalir per menit.

Mengukur cfm dan gas speed diperlukan flowbench. Dulu flowbench tidak dimiliki mekanik motor lokal. Makanya Beny Djatiutomo order bikin kepala silinder ke Swedia yang ada flowbench. Termasuk Tomy Huang dari BRT order ke Australia juga ada alat itu.2023porting--gt.jpg

Korek di sana hasilnya bisa langsung terlihat dan terukur. “Data dari flowbench bisa langsung dikonversi ke dalam satuan PS atau HP (Horse Power). Selanjutnya mekanik tinggal melakukan uji dynotest dan sirkuit,” jelas Tomy Huang, bos Bintang Racing Team.

Tomy pelopor pemilik dynotest. Bahkan sejak 2 tahun lalu beli flowbench khusus untuk motor. “Agar riset serba terukur dan punya patokan. Dana yang keluar buat riset juga tidak banyak,” tutur Tomy Huang dari markasnya di Cibinong.

Ini yang membuat mekanik Indonesia susah dikejar oleh negara Asia Tenggara lainnya. Sejak zaman 4-tak bergema, Indonesia kiblatnya korek 4-tak. Mekanik Thailand dan Malaysia sementara baru main membesarkan lubang isap dan buang tanpa flowbench.

Tentu semua juga masih ingat ketika Doni Tata Pradita naik Yamaha Jupiter-Z. Namanya langsung melejit. Ini juga tak lepas dari peran flowbench. Ketika itu yang mengorek mesin Jupiter-Z Dony Tata yaitu Gandhoel alias Sri Hartanto, mekanik balap senior form Jogja.

Gandhoel rajin menyambangi bengkel MBG di kawasan Ring Road Barat, Salakan Trihanggo, Gamping Sleman, Yogyakarta. Bengkel yang sudah lama kondang sebagai tempat mobil drag terkencang Indonesia itu punya flowbench merek Superflow.

Ketika itu flowbench yang aslinya untuk mobil dimodifikasi. Dibuatkan dudukan agar bisa mengukur aliran gas bakar di kepala silinder Yamaha Jupiter-Z. Sampai sekarang korekan Gandhoel masih dihormati. 

Free Template Blogger collection template Hot Deals BERITA_wongANteng SEO

Cara Ngorek Motor Yg Benar

| | 1 komentar |
Berikut ini kami mencoba berbagi ilmu utk korek harian;
Sebelum melakukan modifikasi engine motor sebaiknya kita tentukan beberapa hal yang merupakan tujuan akhir dari modif tersebut.
1. Untuk harian atau balap?
2. Bahan Bakar yang bakal digunakan?
=================================
Kalo untuk harian disarankan menggunakan maksimal bahan bakar pertamax plus.
beberapa teknik sesuai urutan yang paling sederhana dilakukan adalah sbb:
  1. Mengganti cdi utk korek harian, tapi harus memilih yang berbasis digital dan bergaransi.. rekomendasi merek brt hyperband atau neo hyperband,
  2. neo-hyperband-s
  3. Mengganti knalpot, racing harian.. klu tdk suka berisik pakai yang tipe silent ada beberapa merek seperti password atau elmer.
  4. Menaikan sedikit kompresi rasio umunya 9,2:1 bisa dengan mengganti gasker blok dengan yang lebih tipis, menggunakan kerta kalender 0.1mm,  sehingga konpresi menajdi 10.1:1, dan masih aman bila menggunakan premium tapi disarnakan pakai pertamax,
  5. Melakukan porting polish.
disini banyak yang salah mengerti bahwa porting polish bukan sekedar membersihkan kulit jeruk tetapi memperbaiki arah aliran atau flow, memperbaiki sudut setting klep dan mereface klep, rimer karbu.
jangan pernah memperbesar lubang isap dan buang karena akan membuat bensin jadi boros dan tarikan bawah jelek sekali, malah kadang2 ada beberapa motor yang lubang isapnya minta diperkecil contohnya satria 150f,
teknik ini sedikit sulit dilakukan.. tapi hasilnya akselerasi dan top speed bagus sekali dan irit bahan bakar…
porting1porting2
untuk porting rekomendasi di Ahass Bintangmotor Cibinong, dijamin pasti Siip hasilnya… jasa porting 350rb, tapi yang penting motor tdk dibuat coba-coba.
klu mau keren lagi pakai test Dyno 300rb
Free Template Blogger collection template Hot Deals BERITA_wongANteng SEO

Taste-nya Thai-Look!

| | 0 komentar |
 Mau mempermanis tam­-pilan  Honda Supra X 125 atau Karisma dengan cara pasang aksesori boleh-boleh aja. Tapi mesti ada taste-nya juga.  Yakni gaya Thai-Look (TL).

Maklum, tren ini paling konsisten di motor bebek. Selain itu, part-part yang diaplikasi juga masih nyaman untuk dipakai harian.

Bagian Bodi
Buat yang bosan sama permainan cutting sticker atau gak punya budget lebih buat airbrush, bisa andalkan striping bodi bawaan pabrik. Tapi striping standar Supra X 125 versi Thailand alias Honda Wave 125 (gbr.1).

Asyiknya, tak perlu takut potongan stikernya berbeda. “Pokoknya tinggal pasang! Masalah bentuk striping dijamin sama dengan lekuk bodi,” jelas Kholiq dari gerai Raja Motor yang mematok harga Rp 75 ribu buat satu set striping bodi itu.

Suspensi
Emang sih fungsi utamanya sebagai peredam kejut agar bokong gak panas. Tapi percaya, deh! Diameter ulir per yang lebih besar dan permainan warna per dari sokbreker aftermarket (gbr.2), bisa bikin tampilan kaki-kaki kian modis.

Di pasaran ada label YSS Giga Series atau model agak bervariasi dari label NTC. NTC dibanderol Rp 290 ribuan dan Rp 650 ribu untuk label YSS. “Lebih mahal sedikit, tapi kualitas dan mutu kita jamin,” sahut Juffry Willar dari Mitra2000, distributor resmi sokbreker label YSS.

Peranti Roda
Agar nuansa TL makin kentara, pelek aluminium jari-jari wajib diaplikasi (gbr.3). Bibir pelek yang punya profil lebih lebar adalah kunci agar tongkrongan pelek almu selalu bisa tampil lebih mewah dibanding pelek bawaan pabrik.

Gbr 2

Gbr 3

Gbr 4

Gbr 5
Eits, tapi lagi-lagi gak bisa asal aplikasi. Umumnya, gaya TL menuntut pemasangan pelek dan ban berprofil kecil. Misal lebar ban ukuran 2,00. Wedeww, bahaya! Ukuran ban segitu gak direkomendasi karena kelewat kecil untuk spek harian!

Nah idealnya pakai pelek ukuran 1,40. Ingat! Yang penting profil bibir pelek. Makin tinggi dan lebar, kian ciamik! Harganya, di pasaran ada label Zipp yang dijajakan Rp 430 ribu sepasang dengan ukuran 1,40 inci.

Pilihan lain, model U-Shape dari TDR masih jadi primadona baik di Tanah Air maupun Asia Tenggara sekalipun! Harganya Rp 390-445 ribu untuk ukuran 1,40 dan Rp 445-500 ribu buat ukuran 1,60. Oh iya untuk ban, bisa pakai ukuran 70/80 atau 80/80-17.

Oh ya, pemasangan aksesori PnP juga wajib dilakukan agar detail makin oke! Misal adopsi spion aftermarket dengan model yang gak baplang, grip gas berwarna cerah atau senada bodi, piringan rem cakram depan (gbr.4) berukuran lebar dan sedikit sentuhan di bagian jok.

Nah khusus yang terakhir itu, hampir 90 persen penganut aliran TL memapas habis bagian busa jok sampai terlihat seperti papan seluncur (gbr.5). Nah untuk aplikasi harian, cukup papas rata busa jok 3-4 cm ditambah kulit jok bermotif. Nah untuk detail harga part-part yang barusan disebut, simak tabel!

Tabel Part & Harga
Striping Wave Aftermarket Thailand Rp 75.000
Piringan cakram TDR Blade Shape 298 mm Rp 410.000
TDR Round 298 mm Rp 240.000, Kitaco Rp 550.000
Spion Top Secret Rp 150.000, Stage 6 Rp 100.000
Grip gas Aftermarket Rp 95-250.000
Sok belakang YSS Giga Series Rp 650.000, NTC Rp 290.000, Yoseki Rp 250.000
Pelek Zipp ukuran 1,40 x 17 (set) Rp 430.000
TDR U-Shape 1,40 x 17 Rp 390-445.000
TDR U-Shape 1,60 x 17 Rp 445-500.000
Ban Comet NR 77 (70/80-17) Rp 150.500
Comet NR 77 (80/80-17) Rp 210.500, Tube (ban dalam) RP 25-30.000
Teromol Depan KW Rp 90-120.000
Belakang KW Rp 75-100.000
Jari-jari Aftermarket Rp 25-50.000
Kulit Jok TDR Rp 140.000
Aftermarket Rp 70-150.000
Free Template Blogger collection template Hot Deals BERITA_wongANteng SEO

Biar supra 125 anda ngacirr

| | 0 komentar |
Ada beberapa pertanyaan dari pengguna Honda Supra X 125; bagaimana mengupgrade mesin tanpa harus dikorek. Walaupun dapur pacunya sudah cukup berkapasitas besar dari beberapa varian motor bebek, namun ada saja yang masih mengeluh soal performannya.




“Saya hanya ingin menambah akselerasi saja buat harian, tapi enggak harus mengorek jeroan dapur pacu. Sebab, untuk standarnya masih kurang galak. Jadi saya mesti gimana ya, biar tenaganya gak lelet,” ungkap Bagus Pujiadi, warga Cipulir, Kebayoran Lama, Jaksel.

Maka dari itu, Tim OTOMOTIF siap memberi jawabannya. Sebagai pembuktian, ada beberapa ramuan khusus yang kerap diaplikasi para pencinta kecepatan tanpa mengorek mesin. Antara lain menukar knalpot standar pakai jenis freeflow, ditambah pengapian seperti koil racing dan CDI non-limiter.

Part ini yang biasa dibilang Plug N Play, maksudnya gak harus mengubah bagian mesin tapi lari Honda Supra X 125 Anda jadi liar. Caranya, kita ambil doping penambah performa ini berdasarkan hasil terbaik dari dua komparasi knalpot dan CDI (hal.20).

Part-part-nya antara lain; koil Protech, knalpot SKR dan CDI Rextor adjustable. Untuk metode pengetesannya, pertama motor dites dalam keadaan standar pabrikan melalui alat Dynomite Dynamometer milik Ultraspeed di Jl. Cipto Mangunkusumo No.42, Ciledug, Tangerang.

Hasilnya, tenaga mentok di 10,02 dk di putaran 6.400 rpm sedang torsinya bertengger di 11,16 Nm di rpm 5.100 untuk standarnya (ingat, ini data dari motor yang kami pakai tes dalam artikel ini). Selanjutnya, koil Protech dipasang, berikut knalpot standar diganti keluaran SKR dan ditambahkan dengan CDI Rextor Adjustable.

Tenaga naik 0,54 dk atau setengah daya kuda. Tenaga maksimal diraih mencapai 10,56 dk di rpm 7.400, namun torsi menurun menjadi 10.16 Nm di kitiran mesin 5.400 rpm.

Kesimpulannya, untuk akselerasi mengalami peningkatan atau lebih cepat mengail rpm tinggi dan napas mesin lebih panjang dari sebelumnya.

“Hasil ini bisa lebih maksimal lagi jika dilakukan penyetingan ulang pada karbu yang terdiri dari pilot jet dan main jetnya,” sahut Freddy A. Gautama yang mengoprasikan alat dyno sekaligus pemilik alat tersebut.

Free Template Blogger collection template Hot Deals BERITA_wongANteng SEO

Sejarah Kota Kuningan

| Selasa, 19 Januari 2010 | 0 komentar |
 Sejarah Kota Kuningan


Pertama kali diketahui Kerajaan Kuningan diperintah oleh seoran raja bernama Sang Pandawa atau Sang Wiragati. Raja ini memerintah sejaman dengan masa pemerintahan Sang Wretikandayun di Galuh (612-702 M).Sang Pandawa mempunyai putera wanita bernama Sangkari. Tahun 617 Sangkari menikah dengan Demunawan, putra Danghyang Guru Sempakwaja, seorang resiguru di Galunggung. Sangiyang Sempakwaja adalah petera tertua Wretikandayun, raja pertama Galuh. Demunawan inilah yang disebutkan dalam tradisi lisan masyarakat Kuningan memiliki ajian dangiang kuning dan menganut agama sanghiyang.

Meskipun Kuningan merupakan kerajaan kecil, namun kedudukannya cukup kuat dan kekuatan militerna cukup tangguh. Hal itu terbukti dengan kekalahan yang diderita pasukan Sanjaya (raja galuh) ketika menyerang Kuningan. kedatangan Sanjaya beserta pasukannya atas permintaan Dangiyang Guru Sempakwaja, besan sang Pandawa dengan maksud untuk memberi pelajaran terhadap Sanjaya yang bersikap pongah dan merasa diri paling kuat. Sanjaya adalah cicit Sang Wretikandayun, melalui putranya Sang Mandiminyak yang menggantikannya sebagai raja galuh (703-710) dan cucunya Sang Sena yang menjadi raja berikutnya (710-717).

Di Kerajaan Galuh terjadi konflik kepentingan, sehingga Resi Guru Sempakwaja mengambil keputusan. Diantaranya menempatkan Sang Pandawa menjadi guru haji (resiguru) di layuwatang (sekarang tempatnya di Desa Rajadanu Kecamatan Japara). Sedangkan kedudukan kerajaan digantikan Demunawan dengan gelar Sanghiyangrang Kuku, tahun 723.

Masa pemerintahan Rahyangtang Kuku, diberitakan bahwa ibu kota Kerajaan Kuningan ialah Saunggalah. Lokasinya diperkirakan berada di sekitar Kampung Salia, sekarang termasuk Desa Ciherang Kecamatan Nusaherang. Seluruh wilayahnya meliputi 13 wilayah diantaranya Galunggung, Layuwatang, Kajaron, Kalanggara, Pagerwesi, Rahasesa, Kahirupan, Sumanjajah, Pasugihan, Padurungan, Darongdong, Pegergunung, Muladarma dan Batutihang.

Tahun 1163-1175, Kerajaan Saunggalah terungkap lagi setelah tidak ada catatan paska Demunawan. Saat itu tahta kerajaan dipegang oleh Rakean Dharmasiksa, anak dari Prabu Dharmakusumah (1157-1175) seorang raja Sunda yang berkedudukan di Kawali. Rakean Dharmasiksa memerintah Saunggalah menggantikan mertuanya, karena ia menikan dengan putri Saunggalah.

Namun Rakean Dharmasiksa tidak lama kemudian menggantikan ayahnya yang wafat tahun 1175 sebagai raja Sunda. Sedangkan kerajaan Saunggalah digantikan puteranya yang bernama Ragasuci atau Rajaputra. Sebagai penguasa Saunggalah, Ragasuci dijuluki Rahyantang Saunggalah (1175-1298). Ia memeristri Dara Puspa, putri seorang raja Melayu.

Tahun 1298, Ragasuci diangkat menjadi Raja Sunda menggantikan ayahnya dengan gelar Prabu Ragasuci (1298-1304). Kedudukannya di Saunggalah digantikan puteranya bernama Citraganda. Pada masa kekuasaan Ragasuci, wilayah kekuasaannya bertambah meliputi Cipanglebakan, Geger Gadung, Geger Handiwung, dan Pasir Taritih di Muara Cipager Jampang.

Masa Keadipatian

Berdasarkan tradisi lisan, sekitar abad 15 Masehi di daerah Kuningan sekarang dikenal dua lokasi yang mempunyai kegiatan pemerintahan yaitu Luragung dan Kajene. Pusat pemerintahan Kajene terletak sekarang di Desa Sidapurna Kecamatan Kuningan. saat itu, Luragung dan Kajene bukan lagi sebuah kerajaan tapi merupakan buyut haden. Masa ini, dimulai dengan tampilnya tokoh Arya Kamuning, Ki Gedeng Luragung dan kemudian Sang Adipati Kuningan sebagai pemipun daerah Kajene, Luraugng dan kemudian Kuningan.

Mereka secara bertahap di bawah kekuasaan Susuhunan Jati atau Sunan Gunung Djati (salah satu dari sembilan wali, juga penguasa Cirebon). Tokoh Adipati Kuningan ada beberapa versi. Versi pertama Sang Adipati Kuningan itu adalah putera Ki Gedeng Luragung (unsur lama). Tetapi kemudian dipungut anak oleh Sunan Gunung Djati (unsur baru).

Dia dititipkan oleh aya angkatnya kepada Arya Kamuning untuk dibesarkan dan dididik. Kemudian menggantikan kedudukan yang mendidiknya. Versi kedua, Sang Adipati Kuningan adalah putera Ratu Selawati, keturunan Prabu Siliwangi (unsur lama), dari pernikahannya dengan Syekh Maulanan Arifin (unsur baru). Disini jelas terjadi kearifan sejarah.

Berdasarkan Buku Pangaeran Wangsakerta yang ditulis abad ke 17, Sang Adipati Kuningan yang berkelanjutan penjelasanya adalah berita yang menyebutkan tokoh ini dikaitkan dengan Ratu Selawati. Bahwa agama Islam menyebar ke Kuningan berkat upaya Syek Maulana Akbar atau Syek Bayanullah. Dia adalah adik Syekh Datuk Kahpi yang bermukim dan membuka pesantren di kaki bukit Amparan Jati (sekarang Cirebon).

Syekh Maulana Akbar membukan pesantren pertama di Kuningan yaitu di Desa Sidapurna sekarang, ibu kota Kajene. Ia menikah dengan Nyi Wandansari, putri Surayana. Ada pun Surayana adalah putra Prabu Dewa Niskala atau Prabu Ningrat Kancana, Raja Sunda yang berkedudukan di Kawali (1475-1482) yang menggantikan kedudukan ayahnya Prabu Niskala Wastu Kancana atau lebih dikenal dengan sebutan Prabu Siliwangi.

Dari pernikahan dengan Nyi Wandansari berputra Maulana Arifin yang kemudian menikah dengan Ratu Selawati. Ratu Selawati bersama kakak dan adiknya yaitu Bratawijaya dan Jayakarsa adalah cucu Prabu Maharaja Niskala Wastu Kancana atau Prabu Siliwangi. Bratawijaya kemudian memimpin di Kajene dengan gelar Arya Kamuning. Sedangkan Jayaraksa memimpin masyarakat Luragung dengan gelar Ki Gedeng Luragung.

Mereka bertiga, yakni Ratu Selawati, Arya Kamuning (Bratawijaya), Ki Gedeng Luragung (Jayaraksa) diIslamkan oleh uwaknya yakni Pangeran Walangsungsang. Adapun Sang Adipati Kuningan yang sesungguhnya bernama Suranggajaya adalah anak dari Ki Gedeung Luragung (namun hal itu masih merupakan babad peteng atau masa kegelapan yang sampai saat ini tidak diketahui kebenarannya sesungguhnya anak siapa Sang Adipati Kuningan).

Atas prakarsa Sunan Gunung Djati dan istrinya yang berdarah Cina Ong Tin Nio yang sedang berkunjung ke Luragung, Suranggajaya diangkat anak oleh mereka. Tetapi pemeliharaan dan pendidikannya dititipkan pada Arya Kamuning. Sedangkan Arya Kamuning sendiri dikabarkan tidak memiliki keturunan. Akhirnya Suranggajaya diangkat jadi adipati oleh Susuhunan Djati (Sunan Gunung Djati) menggantikan bapak asuhnya.

Penobatan ini dilakukan pada tanggal 4 Syura (Muharam) Tahun 1498 Masehi. Penanggalan tesebut bertempatan dengan tanggal 1 September 1498 Masehi. Sejak tahun 1978, hari pelantikan Suranggajaya menjadi Adipati Kuningan itu ditetapkan sebagai Hari Jadi Kuningan sampai sekarang.
Free Template Blogger collection template Hot Deals BERITA_wongANteng SEO

Dirgahayu Kota Kuningan

| | 0 komentar |

                  
Tanggal 1 September 2009 adalah Hari Jadi Kota Kuningan yang Ke-511. Tanggal 1 September ditetapkan sebagai Hari Jadi Kota Kuda berdasarkan sejarah dilantiknya Pangeran Kuningan menjadi kepala pemerintahan pada tanggal 1 September 1498. Pangeran Kuningan adalah putera Syekh Syarif Hidayatullah dari Ratu Ontin Nio (Ratu Rara Sumanding) yang berasal dari Cina.

Perkembangan Kota kuningan yang cukup pesat dari segi pembangunan kota yang terjadi di Kuningan beberapa tahun belakangan ini. Sebagai Kota Kecil yang tidak begitu populer, Kuningan adalah kota yang sangat nyaman untuk ditinggali karena jauh dari hiruk pikuk dan berhawa sejuk.
Free Template Blogger collection template Hot Deals BERITA_wongANteng SEO