Pages

Yamaha Scorpio 2008

| Selasa, 19 Oktober 2010 | 0 komentar |


5458scorpio---endro-1.jpgSudah jadi hal wajar kalau modifikasi mengorbankan beberapa sisi. Apalagi kalau modifikasi yang dilakoni sudah total, Pastinya sudah tidak bisa lagi disamakan seperti motor standar.

Kalau sudah begitu, pastinya harus ada yang ngalah, keluarga misalnya. Istri dan anak-anak enggak bisa lagi leluasa dibonceng dan berkendara bersama.

"Saya enggak mau seperti itu, meski motor sudah modifikasi, istri dan anak juga harus tetap bisa ikut menimati," ujar Helmy Hetmansyah, pemilik Scorpio dari komplek Marinir Rangkapan Jaya Baru, Maruyung, Depok.5459scorpio---endro-2.jpg

Helmy memang getol memodifikasi. Tercatat sudah ada dua motor miliknya yang sudah dirombak total. Salah satunya Honda GL-Pro Neo Tech yang juga pernah nampang di Em-Plus edisi 524. "Waktu itu konsep desainnya meniru Aprilia SMV 750," cerita Helmy lagi.

Dari pengalamannya itu, Helmy paham sudah waktunya bikin motor modif tapi tetap nyaman dipakai untuk keluarga. "Kalau motor sebelumnya masih egois, paling cuma saya saja yang bisa menikmanti,"celoteh pria berkantor di markas Marinir, Cilandak, Jakarta Selatan itu.

Makanya ubahan di Scorpio kali ini sektor kenyamanan jadi perhatian khusus. "Tampilan seperti modifikasi total harus berubah dari Scorpio standar tapi tetap harus nyaman juga dipakai berboncengan," lanjut Helmy lagi.

5460scorpio---endro-3.jpg"Rangka asli hampir enggak ada yang diubah. Malah tangki juga tetap pakai milik standar Scorpio," ujar Wardoyo modifikator dari bengkel Gandul 2wheel Custom di Ambara, Gandul, Cinere, Depok.

Ubahan inilah yang perlu pemikiran ekstra. Pasalnya kalau modif ekstrem tinggal potong rangka untuk mendukung bodi sesuai keinginan. Sekarang tampilan bodi yang juga harus meyesuaikan rangka standar Scorpio.

Untungnya tampilan bergaya hypermotard yang diminta Helmy. Jadi, rangka Scorpio standar sangat mendukung dengan ubahan seperti ini. "Tinggal andalkan kaki-kaki lebar biar tampilan akhir yang diinginkan bisa terwujud," jelas Wardoyo.

Memperkuat kakai-kaki, bagian depan dipilih suspensi upside down yang khusus untuk trail. Helmy cukup pakai part aftermarket buatan Thailand. "Cuma karena untuk dipakai di jalan raya aja, jadi enggak perlu pakai copotan motor SE," ujar Wardoyo berargumentasi.

Tampilan muka jadi kuncian ubahan. Desain cover lampu depan ambil dari hypermotard Aprilia Dorsoduro. "Model cover lampu menyatu dengan sepatbor depan yang berukuran lebih kecil. Ini juga yang jadi ciri khas besutan hypermotard," yakin Wardoyo.

DATA MODIFIKASI

Ban depan : FDR 110/70x17
Ban belakang : FDR 130/70x17
Pelek : Camps
Lampu depan : Jupiter MX

Free Template Blogger collection template Hot Deals BERITA_wongANteng SEO

Kawasaki KLX150 2009

| | 0 komentar |

For Daily Use Only!
5383klx-adib-1.jpgPunya tempat usaha yang dikepung daerah macet, bikin Svendfry Raharja putar otak. Motor, jadi alternatif pilihan kendaraan paling efektif. Kawasaki KLX150 pun, jadi pilihan. Tapi tentunya, diubah ke genre supermoto dulu dong. Doi, ogah tampil biasa!

“Untuk aktivitas harian yang lebih sering berkendara di aspal, tentu supermoto dirasa paling cocok,” bilang pria yang punya usaha di bidang Safety Equipmnet di pertokoan Glodok, Jakarta Pusat.5384klx-adib-2.jpg

Proses pemilihan acuan modifikasi juga enggak sembarang. Pertama, doi surfing di internet buat mencari rujukan konsep modif. Setelah konsep didapat, baru deh Svendfry hubungi Budi Udin Fakkar, pemilik Jatayu Bike Shop.

Dari konsep yang diinginkan pria yang terjun di dunia balap era ‘90-an itu, terlihat kalau supermoto itu mengacu pada wujud Monster Energy. Akhirnya, semua part yang bakal dipakai ikut menyesuaikan. Salah satunya, pemakaian peredam kejut pada bagian depan.

5385klx-adib-3.jpg“Untuk upside-down depan, pakai Marzocchi milik Honda CRF150 terbaru tipe Shiver,” bilang pria yang workshop-nya terletak di Komplek Taman harapan Indah (THI), Blok. EE/2, Tubagus Angke, Jakarta Barat.

Dengan tipe ini, segitiga atas-bawah dibuat dari proses CNC. Tentunya jadi lebih ringan. Selain itu, bisa adjustable. Proses pemasangan pun, tidak membuat Budi kewalahan alias tinggal pasang.

Selain itu, pemilihan upside-down ini juga mengacu pada model disk depan yang ada di sebelah kiri. “Sejatinya seperti itu. Makanya, untuk pelek juga menyesuaikan,” tambah Budi.

Yup! Buat pelek, akhirnya diputuskan untuk pakai alumunium bundar milik Honda Hornet. Karena pelek ini aplikasi piringan rem di sebelah kiri sesuai keinginan. Peleknya sendiri tergolong lebar. Untuk depan 2.50 X 17 dan belakang, 3.75 X 17.

Sedikit berbeda dengan lengan ayun! Untuk swing arm, modifikator bertubuh gempal ini mengandalkan milik Yamaha YZ125. Tetapi, tentunya dilakukan penyesuaian juga. “Swing arm dipotong sekitar 1 cm, kiri dan kanan. Tujuannya agar sesuai dengan rangka KLX,” timpal Budi lagi.

Lalu, konstruksi arm yang sebelumnya bermodel A, diganti ke model H. Untuk urusan pengelasan, Budi ogah main-main. Karena lengan ayun dibuat dari aluminium, maka proses pengelasan dipercayakan ke yang ahli. "Demi keselamatan," pede Budi.

DATA MODIFIKASI

Ban depan : Bridgestone 120/60-17
Ban belakang : Bridgestone 130/60-17
Kaliper : Brembo 4 piston
Knalpot : Yoshimura Tri Oval
Stabilizer : Zeta
Slang rem : Hel
Setang : Standar

Free Template Blogger collection template Hot Deals BERITA_wongANteng SEO

:. Honda Tiger Revo 2008

| | 0 komentar |

JAP'S STYLE!

5654tiger-gt-1.jpgDemam Jap’s Style bikin ngiler bahkan sampai ngeces Achmad Handry Yosep yang saban hari ngegas Honda Tiger Revo keluaran 2008. Tapi, Chemonk, panggilan dekat Achmad Handry Yosep ogah jiplak Jap’s Style murni. Doi lebih memilih British style.

“Konsepnya tetap retro, tapi arahnya buat motor kelihatan ber-cc besar dan klasik,” bilang Chemonk yang juga anggota Honda Tiger Mailing List (HTML), Jakarta.5655tiger-gt-2.jpg

Tunggu dulu, Bro. British style alias gaya modifikasi eranya BSA ataupun Triumph 1970-an. Pastinya desainnya simpel dan kompak. Garis desainnya serba minimalis alias ringkas. Salah satu pamor modifikasi ala British Style adalah cafe racer.

“Pengerjaannya sendiri yang ngelakuin. Kalau mentok paling minta saran dari teman di komunitas,” ujar Chemonk yang asli Betawi from Palmerah, Jakarta Barat.

5656tiger-gt-3.jpgKalau dilihat tongkrongannya yang sekarang, gaya Tiger punya Chemonk sudah digeser. Tiger yang dilahirkan dengan konsep sport cruiser dibongkar dari tangki sampai belakang. “Sori nih, penyelesaiannya belum sempurna. Pastinya masih ada lagi perubahan, tapi enggak tahu kapan,” ujar lajang 29 tahun ini.

Perubahan paling jelas tangki Tiger yang gembung dan tinggi diganti punya punya Yamaha RS. Yamaha RS dikenal di era 1970-an. Model tangki Yamaha RS jauh lebih simpel dibanding Tiger. Tangki RS enggak bikin motor kelihatan berotot.5657tiger-gt-4.jpg

Posisi paling atas penampung bensin RS pun sejajar dengan riser setang. Terus, bagian sisi kanan-kirinya sangat langsing. Pemasangannya pun tetap mengandalkan lubang braket tangki asli punya Tiger. Jadi, seandainya mau ganti tangki asli Tiger enggak banyak kerja tambahan. “Tapi, lihat sendiri, kan enggak hilang harmonisnya dengan mesin. Dapu pacu tetap kelihatan pas dipadu tangki RS,” jelas Chemonk yang pekerjaannya PNS, Jakarta Pusat.

Tangki yang simpel dan rendah disatukan dengan bokong seksi dengan menggunakan tapak ban 160. Artinya, buritan terlihat ekstrem dibanding bagian depan. “British style pun bukan, kan kalau lihat bagian belakang? Pokoknya retro, deh,” cerocos Chemonk yang sedang ngincar Honda CB400.

Tapak ban lebar bukan kerjaan gampang. Solusinya, gir gendong alias modifikasi gir depan supaya rantai bisa digeser agak ke kiri. Eiiit, gir gendong enggak diterapkan Chemonk. “Bikin as baru yang langsung nyambung ke gir boks,” yakin Chemonk.

DATA MODIFIKASI


Ban depan : Battlax 110/60-18
Ban belakang : Battlax 160/60-18
Pelek depan : Champ 3,00 x 18
Pelek belakang: Champ : 4,00x 18
Sok depan : Aprilia RS250

Free Template Blogger collection template Hot Deals BERITA_wongANteng SEO

YAMAHA MIO SPORTY 2005

| | 1 komentar |
5624hal2_mio_boyo1.jpgSetiap 1 April, banyak orang bersiap untuk menerima April Mop. Itu adalah kebiasaan memberikan kejutan kepada seseorang dan si korban tidak boleh komplain atau marah. Begitu juga saat melihat modifikasi pada Mio ini. Rasanya benar-benar mengagetkan karena hadir dalam style baru dengan finishing sempurna plus kaya detail dan inovasi. Awas kaget!5625hal2_mio_boyo2.jpg

"Proyek 6 bulan ini tentunya harus tampil beda dan bisa mengagetkan semua pembaca Em-Plus," yakin Diemaz Erlangga, juragan Diemaz Motor (DM) si pembuat karya fenomenal ini.

Untuk tampilan seperti ini Diemaz memberi nama aliran British chopper style. Doi berani memberikan nama itu setelah browsing aliran dunia di internet. "Meskipun ini skubek, kita buat esktrem dengan bentuk seperti itu," lanjutnya.
5626hal2_mio_boyo3.jpgSeluruh rangka dibuat ulang dengan menggunakan pipa tubular berbagai macam ukuran. Yang terbesar berdiameter 3 inci.

Kelar dapat bentuk frame, baru deh mulai Diemas main-main dengan detail yang sangat apik. Misalnya saja bentuk tangki mungil yang pas dengan dimensi Mio. "Untuk indikator bensin menggunakan botol kecil yang nempel di sisi kiri tangki. Volume menunjukkan kondisi yang ada di dalam tangki," lanjut pemilik bengkel dari Jl. Baja Raya, No. 89, Perumnas II, Tangerang ini.5627hal2_mio_boyo4.jpg

Sementara itu suspensi belakang dicustom dengan menggunakan limbah per daun yang ada di mobil. "Kemudian dikrom supaya terlihat rapi dan bersih," ungkap ayah dua anak ini.

Hal unik lainnya adalah sistem starter. "Menggunakan punya mobil Carry dan caranya cukup memutar semacam gigi yang ditempatkan di depan tangki," tambah Diemaz.

Perpaduan ungu bunglon dan gold juga tepat. Berhasil membuat sebuah motor yang berkesan ekstrem tapi tetap elegan dan mewah.

KNALPOTNYA MANA?

5628hal2_mio_boyo5.jpgSaat melihat pertama dan belum memperhatikan dengan detail sempat meragukan apakah motor ini bisa jalan sempurna atau tidak. Sebab sepertinya tidak ada knalpot yang nempel di bagian belakang. Masak motor enggak pakai knalpot?

"Ha..ha...memang banyak yang penasaran, sebab sekarang lagi coba bikin virus baru yaitu knalpot 2 in 1," cerita Diemaz yang banyak disupport Wahidin dari Anggrek Motor ini.

Usut punya usut, taunya doi menggabungkan antara knalpot dan sepatbor belakang. "Jadi setelah leher sudah disalurkan ke bagian bodi sepatbor, modelnya cukup lubang kecil dan tipis ," bilang pria yang kaya ide-ide nyeleneh ini.

Ada juga terobosan baru lain. Yakni, membuat tempat aki, kiprok dan CDI dalam sebuah toples plastik yang dicat sama dengan bodi dan ditempatkan di bagian rangka bawah. Boljug alias boleh juga nih!

DATA MODIFIKASI

Ban depan : KBF 110/90-16
Ban belakang : Bridgestone 125/80-14
Pelek depan : Da Xing 2.50x16
Pelek belakang : Custom 6x14 inci
Cat : De Beer
DM : 0856-1400-800

Free Template Blogger collection template Hot Deals BERITA_wongANteng SEO

HONDA TIGER REVO 2007

| | 0 komentar |

SIAP DIAJAK TURING PANJANG
56901.jpgNama Kahanan Motor (KM) bisa dibilang baru dalam ranah modifikasi di Indonesia tercinta. Bengkel yang mengutamakan customizing dengan menggunakan pelat galvanis ini ingin bikin gebrakan awal. Sehingga proyek perdananya dibuat lewat perhitungan cermat dan penyempurnaan detail apik.56912.jpg

"Saya ingin pertama nongol di tabloid dan langsung fenomenal. Ini memang karya perdana kami yang lahir dari hasil pemikiran dan konsep yang kuat," kata Lusep Sugiharto, pimpinan KM.

"Kebetulan ketemu customer yang motornya berantakan akibat kecelakaan fatal saat turing. Ditawarkan konsep Ducati seperti ini, pemiliknya langsung mengangguk tanda setuju," tambah pria asal Cirebon, Jawa Barat ini.

56923.jpgPemiliknya punya nama komplet AA. Dikin asal Bagansiapiapi, provinsi Riau. Dalam proses pembuatan dan perakitan, Lusep sebelumnya bersyukur memiliki gambar rancangan model ini langsung dari situs Ducati. "Dalam gambar itu jelas perbandingan ukuran setiap bagian. Nah, gambar itulah yang saya ikuti dalam pembuatan bodi," tambah ayah satu anak ini.

Karena mendapat panduan ukuran langsung dari pabrikannya, maka KM tinggal mengikuti. "Pastinya tidak ada bagian yang jadi terlihat aneh atau kurang proporsional. Semua dipastikan pas dan enak dilihat," garansi Lusep.56934.jpg

Silakan bandingkan antara bentuk serta ukuran tangki dengan buntut. Kedua bagian yang mendominasi sektor bodi ini tetap terlihat selaras. Mulai dari tarikan garis serta lekukan maupun ukuran. Padahal acap kali modifikator kurang jeli membuat kedua bagian ini jadi terlihat tidak berimbang.

Tapi tentu saja bukan berarti kerja menjadi ringan. "Jika ingin mengikuti tampilan motor pabrikan, maka juga harus dilengkapi dengan semua detailnya," tambah pria dari markasnya di Jl. Jagakarsa Raya, No. 51, Jakarta Selatan ini.

56945.jpgDi sini tantangan terbesar dalam membuat sebuah modifikasi bodi full pelat. "Sebab bagian kecil seperti itulah yang membutuhkan kejelian dan tingkat presisi sesuai," tambah Lusep lagi.

Coba perhatikan juga bagian engine cover di bagian bawah. Terlihat mendapat perhatian serius, bukan asal-asalan. "Bisa dikatakan ini model baru dan dengan digarap dengan tingkat kesulitan tinggi," cuap pria berkcamata ini.

Dengan skill yang mumpuni, lampu dari Honda Supra X 125 berhasil dibuatkan batok dengan desain unik. Ditambah lagi penempelan spion Vario.

Untuk urusan lampu memang layak diacungi jempol."Kita coba inovasi dengan membuat dari lampu standar motor, sehingga kita enggak tergantung dengan produk variasi," bangga pria kurus ini.

Motor ini juga mumpuni untuk dibawa jalan jauh. "Kita sudah memperhitungkan segitiga kenyamanan berkendara dengan mengganti sub frame aslinya pakai pipa 3/4 inci," ungkap Lusep lagi.

Pembuktian kendaraan ini segera dilakukan Dikin. Usai pemotretan bakal langsung dibawa pulang ke Sumatera. "Saya bawa jalan darat. Perjalanan akan menempuh waktu 2 hari 2 malam," mantap Dikin.

Titi dj, Bro!

DATA MODIFIKASI

Ban depan : Battlax 120/60-17
Ban belakang : Battlax 160/60-17
Pelek : Suzuki GSX400
Swing arm : Suzuki GSX400
Setang : Renthal
KM : 0813-1840-6070

Free Template Blogger collection template Hot Deals BERITA_wongANteng SEO

. SUZUKI SATRIA 120R 2002

| | 0 komentar |

BODI PLASTIK LIMBAH

5732satria-nurfil-1.jpgUbahan bebek yang ingin tampil layaknya moge sering atau umumnya mengandalkan jurus transexual. Artinya dengan membuatnya berubah total dan menjadi tampilan layaknya motor sport. Tapi, bagi Andy Salim, ingin mencicipi rasa moge namun dengan bentuk yang masih bebek atau ayam jago ala standarnya Satria 120R.

Memang beberapa komponen menggunakan limbah moge, tapi kalau itu saja rasanya kurang lah," kata Andy tentang apa saja komponen yang melekat di motornya ini.

Wajar bisa aplikasi banyak limbah karena memang terkenal sebagai pemasok di wilayah Pontianak, Kalimantan Barat.

Tapi, hal paling dibanggakan Andy bukan hanya penggunaan komponen limbah tadi. Lebih pada customizing bodi yang memang cukup rumit dan juga mengejar tampilan motor besar.5733satria-nurfil-2.jpg

"Coba lihat bagian buntut, itu meniru buntut R1 lho. Selain itu juga punya keistimewaan di material dan proses pembuatan," lanjut anak muda bertubuh kurus ini. Malah bisa dikatakan bahwa jurus dilakukannya belum terlalu banyak yang bisa atau mencoba melakukannya.

Andy membuat buntut ini menggunakan bahan atau material bodi plastik. "Menggunakan sisa atau limbah bodi standar motor yang sudah enggak dipakai lagi," ungkap pemilik bengkel Evolution Motor Sport (EMS) di Jl. Adi Sucipto, No. A1, Pontianak ini.

Tentu saja membuat bodi baru dengan bahan ini perlu ketelitian. "Sebab membentuknya dengan menyambung antar plastik menggunakan solder," timpal Agus Salim, kakak Andy yang juga pimpinan EMS.

Setelah tersambung, dilakukan pengampelasan ulang supaya seluruh bodi baru tadi menjadi halus. "Kalau nggak diampelas bisa kasar banget permukaanya, terutama di bagian sambungan," beber Agus yang aktif di komunitas Kawasaki Ninja Pontianak ini.

Langkah terakhir tentunya didempul ulang sebelum diberi lapisan cat. "Bodi plastik lebih kuat dan bagus dibandingkan fiber," promo mereka kompak.

Merasa kurang jika hanya main bodi aja, untuk beberapa variasi juga dibuat karena ingin desain dan tampilan yang unik. Misalnya model lampu utama. "Kesan yang ingin ditampilkan adalah menjadi motor yang terlihat modern," kata Andy tentang komponen penerang ini.

Dari segi bentuk, sedikit menjurus motor konsep. "Karena memang desain yang dicari harus semodern mungkin," bangga anak muda ini. Selain itu karena sudah menggunakan LED, maka begitu lampu dihidupkan, tampilan yang disuguhkan jadi lebih keren!

Menyala!

DATA MODIFIKASI

Pelek : Axio
Ban depan : Dunlop 110/70-17
Ban belakang : Vee Rubber 130/70-17
Swing-arm : Aprilia RS125
Setang : Suzuki GSX R- 750
Handle rem : Ride It
Gas spontan : Kawasaki ZX 14R
Kaliper : Honda CBR 1000RR
Upside down : Honda CBR 1000RR
Head lamp : Custom
Stop lamp : Bajaj Pulsar
Knalpot : PDK Shark
EMS : 0852-4505-5855

Free Template Blogger collection template Hot Deals BERITA_wongANteng SEO

YAMAHA JUPITER MX-135 2007

| | 0 komentar |

KEPINCUT MOTOR SPORT

5725mx-madura_candra01.jpgTernyata sosok Yamaha Jupiter MX 135 belum membuat hati seorang Muhammad Juhri puas. Meski motor ini sudah mengusung spesifikasi mesin lumayan gede di kelasnya, yakni 135 cc, tetap saja bergender bebek. "Kurang macho, masih terkesan cemen," jujur Juhri.

Alasan tersebut membuat Juhri ngebet ingin punya besutan bergender sport. Tidak lantas melego motor kesayangan, terus beli motor sport baru. Tapi, Juhri punya ide untuk merombak habis-habisan besutan kesayangannya ini. Jalur yang dipilih tentu modifikasi transexual yang sekarang memang banyak perlakunya.

Makin klop saat Juhri bertemu Ahmad Muhaimin komandan Sinjay Rest Modification. Maklum, modifikator baru berbakat asal Bangkalan ini berorasi memberikan janji-janji bak para politikus zaman sekarang. Asal gak keterusan boongnya seperti para politikus itu bro!5727mx-madura_candra03.jpg

"Pokoknya, dijamin bisa, beres deh pokoknya. Merombak MX menjadi seperti motor sport itu mah eces, tak iyeh," koar builder yang disapa Imin.

Ternyata, bukan sekadar janji. Tentu, apa yang diomongkan Imin bukan isapan jempol belaka. Ada buktinya, gak percaya monggo dipelototin besutan kesayangan Juhri. Ini sebuah karya yang tidak bisa disepelekan.

Imin sukses menyulap MX menjadi motor sport berfairing, acuannya adalah Yamaha M1 yang kesohor. Untuk menyulap sebuah motor bebek menjadi sport seperti itu, katanya dibutuhkan ketelitian dan kreatifitas tinggi.

5726mx-madura_candra02.jpgMeski rombakan besar-besaran terjadi, tapi Imin tidak mau gegabah dan ambil jalan pintas. "Sebisa mungkin mempertahankan rangka asli untuk tidak diotak atik. Tapi, ada penambahan rangka terutama di sektor centerbone, fungsinya sebagai dudukan tangki," papar putra pemilik warung bebek goreng Sinjay yang sangat terkenal itu. Kalau brother jalan-jalan ke Pulau Madura, kurang lengkap jika belum mampir di warung ini. Slurppp, jadi lapar nih ngebayangin bebek gorengnya.

Kembali lagi ke urusan modif. Memang, untuk urusan ganti kelamin ini hal paling utama keberadaan tangki. Makanya, meski merubah posisi, Imin mengaku tetap mempertahankan yang asli. "Hanya biar matching dengan desain bodyworknya, tangki orsi yang sudah pindah tempat ini kemudian dikondom dengan fiber. Sama dengan bodikit model M1 ini yang juga berbahan fiberglass," tambah bro dari bengkelnya di Jl. Raya Getengan No. 45, Bangkalan,Madura.

Imin punya alasan tersendiri mengapa pengerjaan tangki ini dilakukan terlebih dahulu. Karena, jika urusan tangki beres, mendesain bodywork seperti yang diinginkan menjadi lebih mudah.

Seperti permintaan si empunya motor, Yamaha M1 menjadi acuannya. "Tapi biar sesuai dengan dimensi rangka dan kapasitas mesin MX 135, jadi ukurannya disesuaikan. Makanya, setelah motornya jadi dimensinya lebih kecil. Kalau dibuat jalan selalu membuat orang yang melihat bertanya-tanya motor apa? Karena dimensinya tidak lazimnya motor sport yang mestinya lebih gede," jujur Imin yang pengantin baru itu.

Ada sektor lain yang tak kalah penting dan harus ada untuk sebuah motor sport. Imin telah memperhitungkan secara detail kerjaannya ini. Makin, meyakinkan saat deltabox berbahan fiber turut mengisi daerah di bawah tangki.

Swing-arm menjadi sektor yang paling akhir dijamah. Untuk memangkas pengeluaran, baik Juhri maupun Imin sepakat agar seminim mungkin mengaplikasi part aftermarket. Akhirnya sepakat untuk mencustomnya saja. Sing penting cocok ta iye!

DATA MODIFIKASI

Ban depan : Mizzle 110/70-17
Ban belakang : Mizzle 130/70-17
Pelek depan : Sprint 2,00x17
Pelek belakang : Sprint 2,25x17
Sok depan : Yamaha RX-King
Cakram depan : Iron Eagle
Kaliper depan : Nissin
Setang : Ninja KRR
Footstep : Yoshimura
Sinjay Rest : 0856-4844-5905

Free Template Blogger collection template Hot Deals BERITA_wongANteng SEO

Honda Kharisma 2003

| | 0 komentar |


5781karisma-depok-yudi-1.jpgMerancang tunggangan low rider nggak boleh setengah hati. Terlebih kalau dibikin ala kadar atau yang penting motor kelihatan pendek juga mulor ke belakang. Sialnya, daya tahan malah jadi nggak mumpuni. Handling juga kurang oke. Mau..?

Azas begitu jelas nggak dipakai Hadian alias Ian, pemilik bengkel Plaza Motor (PM) saat meracik Karisma low rider milik Fajar Sulitian. Meski tampilannya enggak begitu cihuy, tapi konstruksi low rider yang diterapkan warga Jl. Lamandau, Depok Dalam ini masih boleh bejaban.
5782karisma-depok-yudi-2.jpg
“Masalahnya Fajar juga suka turing selain gaul harian. Kalau bikin low rider ala kadar, nanti kena komplain. Mending dirancang sematang mungkin,” tegas Ian yang buka gerai di Jl. Sentosa Raya, No. 10, Depok II.

Dan kuncinya terletak pada penerapan lengan ayun selonjor garapan sendiri. Kata mantan siswa sekolah mekanik HMTC Depok, peranti ini sengaja dibikin baru ketimbang nyambung besi di swing-arm asli. Risikonya jauh lebih gede, cuy!

“Kalau nanti patah atau bengkok di tengah jalan akibat nggak tahan beban, pastinya bikin repot. Pasalnya semua komponen yang diubah masih saling bertalian. Nah, kalau aslinya tinggal ganti,” ungkapnya.

Oleh sebab itu Ian mengaku lebih baik meracik lengan ayun baru ketimbang nyambung. Sebab dengan membuat dimensinya lebih panjang sekitar 70 cm dari part asli yang cuma sekitar 40 cm, pasti kekuatannya jauh lebih sempurna.

Selain memanjangkan lengan ayun dengan cara bikin baru, Ian juga memikirkan posisi pasang sokbreker belakang. Sebab mundurnya posisi sumbu roda belakang, otomatis bikin pegangan sok belakang juga harus digeser. Tentu agar tumpuan beban redaman tidak pada satu titik.

“Karena mulor terlalu panjang, yang pas pasang dua sok. Tumpuan bawah ada di depan poros roda belakang, agar posisi peredam kejut nggak terlalu rebah,” yakinnya.

DATA MODIFIKASI


Sok depan : Honda Grand
Setang : Handmade
Cakram Belakang : Variasi 31 mm
Sepatbor belakang : Variasi
Headlamp : Variasi Sepeda
Spion : Variasi

Free Template Blogger collection template Hot Deals BERITA_wongANteng SEO

PENAKLUK TREK KEMAYORAN

| | 0 komentar |


579901.jpgBoleh dibilang, bikin pacuan skubek di kelas Matic 115 cc antara susah dan mudah. Sebab, tidak semua part bisa disentuh.

Toh, begitunya ini masih bisa dimaksimalkan. Seperti dilakukan tim Padepokan CLD KTC lewat Honda BeAT geberan Wawan Gunawan yang berhasil menaklukkan semua peserta di kelas Matic 115 cc Open, Indonesian Super Matic Race (IMR) seri I, Kemayoran!580002.jpg

Pas kalau dijuluki penakluk Kemayoran. “Kunci kemenangan tim kami ada di perpaduan antara endurance dan power. Tentu, lewat seting kompresi tepat,” ujar Senaponda dari tim bermarkas di Depok.

Wah, gimana tuh cara memadukannya? Boleh dibagi hasil risetnya.Senaponda berbaik hati berbagi seting. Seperti disebutkan, kalau perpaduan seting tepat itu muncul dari kompresi yang juga tepat tentunya. Untuk trek Kemayoran, BeAT ini menerapkan perbandingan kompresi di angka 11,8 : 1.

“Awalnya coba main di 12,2 : 1. Tetapi jebol di race I karena kompresi terlalu ketinggian,” bilang pria bertubuh gemuk tapi kekar ini. Akhirnya, tim yang juga terkenal dengan stunt rider-nya ini memutuskan untuk ganti piston.

580103.jpgSebelumnya, BeAT ini dijejali piston Izumi keluaran 2009. Tapi, setelah jebol, tim langsung putuskan ganti pakai piston Izumi dengan diameter 51,50 mm dengan kode piston 18/50. Menurut Senaponda sendiri, piston ini sangat berbeda dengan piston yang dipakai sebelumnya.

“Dari pihak Izumi sendiri bilang kalau piston ini didesain untuk dipakai dengan bahan bakar umum atau yang dijual di SPBU. Misalnya, Pertamax Plus. Paling mudah membedakan piston ini, dari bagian dasar dome. Bentuknya lebih tebal,” kata pria yang mengaku kalau tim-nya diminta untuk mendevelop piston itu.

Sebelum piston dipasang, silinder blok kini diganjal 2 paking blok standar BeAT. Itu karena dome piston hanya 2 mm. Beda dengan piston sebelumnya yang punya dome di atas 2 mm.

Oh ya! Untuk kepala silinder sendiri, dipapas sekitar 0,8 mm. Kemudian untuk mengatur kinerja klep yang standar bawaan BeAT, kem merek CLD tipe K-1 diandalkan. Tapi kem ini masih tetap kena papas lagi. Karena klep-nya kan standar. “Total durasi untuk klep in 267º. Sedang klep ex 265º. Pakai durasi ini, lift klep jadi 5,8 mm,” bilang Senaponda berapi-api.

Untuk bertarung di trek Kemayoran yang kemarin tergolong tipe high speed corner, kombinasi roller berat 6 dan 7 gram diaplikasi. Kombinasi ini, bikin puli tidak naik atau turun drastis. Jadi, ketika gas dibuka, siap laju. Buat jaga rpm ketika rolling speed juga jadi lebih sigap tuh.

Terakhir, biar cengkeraman kopling lebih erat saat start, kampas kopling genuine milik Yamaha Mio pun diandalakan."Itu karena bentuk kampas Mio lebih besar dari punya BeAT. Jadi enggak mudah selip saat start," argumen Senaponda yang juga bilang kalau seting ini bikin BeAT kelir putih ini punya tenaga 12,8 dk saat coba dynotest milik AHRS.

Mantabs!

DATA MODIFIKASI

Ban depan : Indotire 80/90-14
Ban belakang : Indotire 90/80-14
Pilot/ mainjet : 38/105
CDI : BRT I-Max 20
Step Sok belakang : Kitaco
Cakram depan : Kitaco
Knalpot : CLD Monster

Free Template Blogger collection template Hot Deals BERITA_wongANteng SEO

Ceper Style

| | 1 komentar |














Free Template Blogger collection template Hot Deals BERITA_wongANteng SEO